Pages

Jumat, 06 Juni 2014

Rahasia

Hari itu kaki melangkah lebih jauh dari biasanya *alaaaah kya sinetron ...
Tapi dengan orang yang biasa bersama tapi terasa tak biasa.
Langkah yang waktu itu aku ratapi.
Tapi didalam hati seharusnya kita berjalan lebih jauh dari ini.
Sambil membiarkan waktu yang menyita tawa dan ocehan mu.
Melakukan hal konyol bercerita apa pun tanpa batas ampuh meretas lelah .
Sering kali aku sengaja melihat ke belakang dan menggoda mu.
Percayalah itu ku lakukan hanya untuk melihat wajah gemas mu.
Kadang aku berpikir apakah lebih baik kita tersesat saja.
Tak mau rasanya waktu menghilangkan keberadaan mu.


Blushing

"Hey, ayo jalan duluan didepan ku"
"Tidak, aku disini saja"
"Kenapa?"
"Karena hanya dengan dibelakang mu, aku bisa terus melihat mu"
*nyengir sendiri sambil lanjutin jalan

Kamis, 05 Juni 2014

I look at u, u look at me. I look away so u cant see

Tetoooooot....
Yah.. i do that for along time.
Sepertinya ada binatang yang terbang di perut ku.
Aku suka sekali ketika aku berhasil merekam wajah mu.
Padahal aku tak pandai mengahapal,
Tapi aku ingat ,
Ketebalan alis mu,
Sudut mata mu,
Lebar rahangmu.
Memang sih terkadang aku harus menahan nafas ketika menatap mu.
Aku takut nafasku menghembuskan perasaan ku.

Terkadang

Kadang aku pikir kita benar seperti sepatu,
Bertahun-tahun berpasangan, menemani melewati waktu menyingkap dunia.
Berada dalam rak yang sama, bersama.
Namun ada apa dengan mu, apakah teriknya matahari dan dinginnya hujan membuat mu rapuh.
Kini kau merasa letih untuk bertahan.
Meninggalkanku tak ingin bertualang.
Kau bilang " pertualangan kita mungkin berbeda, kurasa sejak awal kita memaksakannya"
Dan aku hanya bisa berkata " jika begitu, larilah..mulai lah kembali petualangan mu. Aku tak apa"

*kadang sepasang sepatu tidak dapat melangkah bersama

Long time no see

Selamat malam pena,
Satu tahun aku mencari dirimu, hingga kaki keram melangkah.
Mata redup menatap,
Tapi jemari ku ingin bercerita, mewakili bibir yang keluh berucap.

Rabu, 03 April 2013

Disini tempat kita akan menunggu usia tua berteduh bersama dari dunia. Dalam satu kursi bercengkrama, menyatu dan berbaur dengan lembutnya cahaya lembayung.

Mengingat falsafah kebenaran lalu

Kamu pernah mengatakan bahwa bulan itu dalam siang dan matahari dalam malam,mungkin itu kebenaran yang tersembunyi. Kamu pernah menyusun huruf i sebelum a dalam huruf vocal,mungkin juga itu kebenaran yang kemarin. Pernah juga ku ingat kamu membasuh ku dengan rasa itu,kamu bilang ini akan indah, mungikn itu memang keindahan yang seketika. Terakhir kamu pernah mengajak ku terbang bersama,kata mu aku tak perlu takut karena kita akan melayang mengikuti angin bersama, kamu berbisik kebersamaan ini akan membuatmu selalu diatas awan dengan ku. Namun Itu juga kebersamaan yang Fatamorgana.
U say RED but it’s so BLUE.